″Siapa kau?″ ″Aku?″ katanya. ″Penyihir yang baru saja kaubunuh itu menyebutku Thanatos. Penyihir utara menyebutku sebagai Seraphim, lainnya menyebutku Nabu. Sedangkan ibumu.... Dia memanggilku dengan Ash.″ Penyihir darah dan sekarang iblis. Alice masih terbaring lemah, darah mengalir dan rasa sakitnya tak kunjung reda. Kuku beracun, tebaknya. Beberapa wanita tua di desanya pernah berkata bahwa ketika seorang manusia berada di ujung penghabisan, maka dia akan didatangi oleh sesosok asing. Menanyakan kebajikan yang telah manusia itu lakukan dan menimbangnya—mereka menimbang akan membawa sang manusia ke tanah suci atau melemparnya ke tanah tandus. Saat itu cerita para wanita tua itu terdengar bagai bualan di telinga Alice, dan kini.... Rasanya Alice harus meminta maaf kepada wanita tua it

