27

2056 Words

Robin dan beberapa penyidik menatap nanar gumpalan asap bercahaya yang tiba-tiba muncul. Gumpalan asap keunguan itu sudah berhasil menyelubungi sebagian kota, dan kini yang tersisa hanyalah balai agung.  ″Awalnya kabut itu muncul dari arah perumahan kumuh,″ jelas salah seorang penyidik berambut pirang. ″Lalu tiba-tiba saja—″ ″Wabah,″ potong Robin. ″Dia ingin membumihanguskan seluruh kota.″ Para penyidik itu saling tatap, diam sejenak mencermati kata-kata Robin. Lalu keheningan dipecah oleh suara Paul, ″Bagaimana dengan warga yang terjebak di dalam rumah?″ ″Jika kita bisa melenyapkan sumber magyk masalah akan terselesaikan,″ ucap salah seorang penyidik yang paling muda. ″Bagaimana caranya?″ tanya suara lain. ″Itu tidak mungkin! Jika kita meninggalkan balai agung, maka penangkis akan l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD