Bab 10

1100 Words

Mereka memilih meja di depan pangung. Aku memulai pekerjaanku, Mas Andra juga terlihat sudah bersiap. Beberapa list lagu telah aku siapkan untuk kami sajikan malam ini. "Mas, aku ambil full jam sembilan sampai jam sepuluh ya," ucapku padanya. Dia tersenyum dan mengangguk terlihat senang sekali saat aku mengajaknya bicara. Kami mulai perform malam ini. Ah, Didi dia seakan tak mengedipkan mata melihat ke arahku, berkali-kali terlihat Saka mengodanya dengan mengusap matanya. Metha mengelengkan kepala melihat sahabat gebetannya itu. Tapi mau bagaimana, sayangnya hanya sebatas teman. Tak bisa melebihkan karena semua sudah di ambil sama Mas Dudaku itu. Jam sepuluh gantian Mas Andra masuk, sengaja aku ambil penuh jam sembilan tadi, tak bergantian seperti biasanya. Aku sadari juga dia terus me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD