Bab 11

2264 Words

Ketukanku dijawab dengan sebuah perintah untuk masuk. Aku dorong pelan pintu yang sudah sedikit terbuka itu. Terlihat Pak Danau yang sedang berdiri menghadap rak bukunya. "Selamat siang, Pak," salamku, setelah menutup pintu. Tidak ada jawaban. Aku berjalan pelan ke arah mejanya. Kemudian mematung di samping kursi depan meja kerja dosen jutek itu. Ternyata begini rasanya menghadap dosen dengan sebuah kesalahan. Baru kali ini merasakan, tangan dan kaki jadi dingin begini. "Tau kesalahan kamu?" "Ya taulah Pak, kan sudah jelas saya ketiduran sewaktu Bapak mengajar," jawabku. Dia langsung menoleh menatapku. Aku menutup mulutku dengan tangan kemudian menundukkan wajahku. Harusnya seperti itu aku menjawabnya. "Iya Pak." ulangku kemudian. "Sudah tau apa hukuman bagi mahasiswa yang tidur di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD