Bab 12

1715 Words

"Makasih saiy." ucapku pada Metha, saat menerima secangkir kopi dari tangannya. "Duh, pagi-pagi dah kangen-kangenan." goda Metha setelah ku menerima telpon dari Mas Gilang. Aku hanya mengulum senyumku. "Dah dapat berapa lembar?" tanyanya. "Lumayan dah lima lembaran." jawabku. "s***s memang tuh Dosen, apes banget sih elo." ucap Metha lagi. Aku belum bercerita ke Metha tentang Pak Danau kemarin. Kuceritakan sambil menyalin jawaban yang sudah Devan kerjakan. Reaksinya sama dengan Mas Gilang dan Om Bast. "Hahaha, gue nggak bisa bayangin saat dia elo gombalin gitu." Metha tertawa sambil memeganggi perutnya. "Walah jangan-jangan dia ada rasa ke elo, hahaha." Aku hanya tersenyum sambil mengelengkan kepala. Hari ini kuliah jam satu sampai jam empatan. Aku manfaatkan waktuku dengan maksima

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD