20 | Kilas Ingatan

2572 Words

Agam tahu seharusnya ia tidak datang ke tempat ini dengan penampilan acak-acakan, sangat terlihat jika dirinya peduli terhadap keadaan Adipati. Baru saja sepulang dari bermain futsal, Aldrian menghubunginya dan memberitahu jika Adipati mengalami kecelakaan saat berada di proyek. Meski Agam sedang dalam situasi membenci Papanya, bukan berarti ia melupakan hubungan ayah dan anak yang tidak bisa putus. Agam menarik napas dalam lalu menghembuskannya perlahan. Ia membuka pintu di depannya dengan gerakan pelan agar terlihat biasa saja. Untuk pertama kalinya setelah pulang ke Jakarta ia menginjakkan kakinya di rumah. Banyak yang tidak berubah dari tempat itu, tetap sama satu inci pun barang-barang di sana tidak bergeser. "Om pikir kamu akan datang dengan gerakan grasak-grusuk seperti di televis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD