Setelah berada di jalan, Sarman tidak bergegas menuju ke hutan. namun dia mengikuti jalan yang nantinya akan sampai ke Jalan Raya. dia terus memindai Jalan Setapak yang sedang ia pijak, mencari tempat teraman untuk mengeksekusi Mbah Abun. hingga akhirnya dia menemukan satu bukit yang jauh ke mana-mana. "Kayaknya di sini aman deh!" ujar Sarman sambil memindai area sekitar bukit, kemudian dia mencari tempat yang teduh, namun tidak terlihat oleh orang lain untuk bersembunyi. "Kalau habis pulang dari kota, mungkin si Abun akan kelelahan. sehingga dia tidak punya tenaga untuk bertarung. jadi aku akan mudah menghabisi nyawanya." gumam Sarman setelah menemukan tempat persembunyian. Perbekalan yang disiapkan oleh istrinya pun disimpan di sampingnya, matanya terus terfokus ke arah lembah, men

