"Ayo tidur ambu!" ajak Mbah Abun sambil membenarkan posisi tidurnya dengan posisi miring lalu kakinya ditekuk. Ambu Yayah yang melihat suaminya sudah berbaring, dia pun ikut berbaring di samping suaminya. suasana pegunungan mulai terasa dingin membuat Ambu Yayah semakin menekuk kakinya dan merapatkan punggungnya ke punggung Mbah abun. namun semakin malam semakin larut kantuk pun tak kunjung datang. Mungkin suasana yang berbeda dari biasanya, membuat Ambu Yayah tidak bisa memejamkan mata sedikit pun. Dari arah luar terdengar suara jangkrik, ketydid dan belalang. dari arah kejauhan terdengar suara burung hantu dan burung gagak, bahkan sesekali terdengar suara desisan ular yang terdengar dari arah atas rumah. suara deru langkah kaki yang berjalan di arah samping. Membuat Abu Yaya semakin

