"Om Hans ...?" "Iya, kita bicara di sini saja. Jangan sampai ada orang yang mendengarnya." Om Hans segera menutup pintu ruangan papa setelah ia masuk ke ruangan. "Ayo, kalian duduk." Papa mengarahkan aku dan Om Hans untuk duduk di sofa. Kami pun duduk dengan posisi aku berhadapan dengan Om Hans, sementara papa duduk pada single sofa yang berada di tengah. "Jadi ... begini, Kang." Om Hans berbicara menghadap papaku. "Sejujurnya, aku sudah melakukan kesalahan." "Maksudmu?" "Aku ... melakukan penggelapan uang perusahaan, Kang. Aku sudah paham resiko dari perbuatanku namun aku terus melakukannya." "Jadi ... kejanggalan hasil audit kali ini benar?" Papa cukup terkejut. Karena aku belum sempat menunjukkan hasil investigasiku kemarin. "Iya, Kang. Sebenarnya, aku memanipulasi hasil audi

