BAB 31

1089 Words

Revan yang awalnya tiduran di atas ranjang, mendadak bangun. Rheina tampak menggoda imannya saat hanya mengenakan jubah mandi sebatas lutut itu. "Kakak buruan mandi dulu, gih. Biar seger," ujar Rheina sembari berjalan santai menuju meja riasnya mengabaikan sang suami yang mulai risau. "Ngapain mandi? Setelah ini bakal mandi lagi, 'kan?" Revan berjalan hendak mendekati Rheina. Belum sampai menjangkau istrinya, Revan menghentikan langkahnya. Penolakan halus dari Rheina membuatnya harus berbalik menuju ke kamar mandi meski ia malas untuk mandi. Beberapa menit kemudian, Revan keluar dari kamar mandi dengan rambutnya yang masih basah. Pria itu mempersingkat ritual mandinya karena tak ingin Rheina lama menanti, meski sebenarnya Revan lah yang gak sabar. Masih dengan menggunakan handuk yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD