BAB 32

1107 Words

Mentari pagi berusaha menampakkan diri menembus tirai gorden di kamar Rheina. Kamar yang menjadi saksi bisu malam indah antara dirinya dan Revan semalam. Entah sudah berapa kali mereka mengulang olahraga malam mereka hingga keduanya kelelahan dan tertidur saling berpelukan. Rheina yang merasakan cahaya terang mengenai wajahnya, semakin menelusup kan wajahnya ke d**a bidang suaminya. Cahaya mentari pagi itu sedikit membuat dirinya yang masih ingin memejamkan mata terusik. Rheina masih ingin memulihkan tenaga setelah digempur habis-habisan oleh suaminya. Semangat Revan yang sangat menggebu membuat Rheina kewalahan. Hal itu dikarenakan kegiatan semalam merupakan hal yang baru pertama kalinya Revan rasakan dan sepertinya membuat pria itu ketagihan. Revan yang menyadari pergerakan di sebela

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD