BAB 27

1053 Words

Rheina kini sudah siap dengan setelan kerjanya, begitu pula dengan Revan. Pria itu kini telah siap dengan pakaian semi-formalnya yang malah membuat Rheina melongo. Kadar ketampanan pria itu seolah bertambah menurut pandangan Rheina. "Ayo duduk. Sarapan dulu." Seperti kemarin malam, Revan memperlakukannya bak ratu. Dia yang seharusnya melayani semua keperluan Revan, kini malah dia yang dilayani oleh pria itu. Sungguh beruntung Rheina menjadi istri pria itu. Rheina pun duduk di kursi seberang Revan. Rheina dibuat melongo. Makanan yang dipesan Revan menurutnya sangat banyak. Menu lengkap ala rumahan yang sederhana itu benar-benar sesuai dengan selera Rheina. "Maaf, Kak. Ini benar kakak delivery?" Revan menatap Rheina dengan pandangan menyipit menunggu lanjutan perkataan istrinya itu. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD