BAB 25

1009 Words

Kata "Sah" menyadarkan Rheina dari lamunannya. Dia masih mengira ini mimpi. Rheina mengedarkan pandangannya. Tak ada orang tua Revan. Apakah mereka hanya mengerjai dirinya? Tidak! Ini nyata. Buktinya kini dia dihadapkan dengan beberapa berkas yang wajib ia tanda tangani. Usai menandatangani berkas itu, dua pria paruh baya di hadapannya memberikan dua buah buku kecil pada Revan. Buku bersampul merah untuk Revan dan buku bersampul hijau untuknya. Rheina membuka isi buku hijau kecil yang bergambar burung Garuda itu. Foto dirinya bersisian dengan foto Revan terpampang jelas di dalamnya. Lengkap dengan biodata dirinya dan keterangan walinya. Masih tak percaya, Rheina membaca kata-kata di dalam buku mini itu. Rheina kemudian menoleh menatap pria di sampingnya yang kini tengah tersenyum menata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD