BAB 20

1050 Words

Rheina menyodorkan kembali kotak biru itu kepada Revan. Pria itu bingung sekaligus tak menyangka jika pemberiannya ditolak oleh Rheina. "Kenapa, Re?" tanya Revan. "Aku tak pantas, Kak." "Bukankah kita udah pernah ngebahas ini, Re?" "Bukankah kita sudah sepakat kalau kita akan berjuang bersama sampai akhir? Aku tak peduli status kamu, asal kamu bersama denganku," lanjut Revan lagi. "Sepertinya kita harus mengakhiri hubungan kita, Kak," lirih Rheina. "A-apa?" "Kita harus mengakhiri hubungan kita. Aku gak mau ada yang terluka dengan hubungan kita." Rheina berusaha mengucap hal yang berlawanan dengan hatinya dengan tegas. "Gak, Re! Gak ada yang tersakiti dengan hubungan kita! Tak ada wanita lain selain kamu, dan tak ada yang berhubungan spesial denganku sebelum kamu." "Tapi hubungan k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD