Arletta duduk di sofa kamarnya. Wajahnya tampak muram. Mata Arletta begitu sembab. Pancaran matanya begitu jelas menunjukan kepedihan. Dalam benak Arletta memikirkan tentang apa yang Keevan lakukan tadi. Sungguh, Arletta tak mengerti dengan apa yang diinginkan Keevan. Harusnya pria itu senang dirinya tak lagi mengejarnya. Tapi kenapa sekarang Keevan seolah menariknya? Andai saja, Arletta tak membutuhkan biaya banyak untuk Keanu; maka detik ini juga Arletta memilih untuk mengundurkan diri dari perusaahan milik pria itu. Sejenak, Arletta memejamkan mata singkat. Pikirannya terlalu lelah. Dulu, hidup Arletta tenang. Tapi sejak dirinya kembali bertemu dengan Keevan; hidup Arletta begitu kacau. Pria itu memorak-porandakan hatinya. Menarik ulur dirinya layaknya tali yang bisa dengan mudahnya di

