Indira terbangun dengan beberapa orang sakit di sekelilingnya bahkan dokter dan perawat tidak berhenti memeriksa keadaan pasien. Beberapa kali Indira mendengar pasien yang marah-marah dan tidak betah berada di sini membuat Indira hanya bisa bersabar dan berusaha untuk tidur. Tidak lama dokter muda melihat Indira yang telah sadar dan langsung memberikan obat suntik ketika Indira tanya tidak menjawab membuat sedikit emosi dan meminta Dokter Trias yang menangani dirinya bukan mereka. “Kamu periksa tu pasien siapa tahu lihat wajah gantengmu jadi luluh” ucap seorang dokter yang Indira tidak tahu siapa. “Dira” sapa dokter itu terkejut menatap Indira begitu juga dengan Indira “ada yang sakit?” berusaha untuk profesional. “Aku mau Dokter Trias aja” jawab Indira yang tidak mau ditangani Angga.

