36

1522 Words

Azura tidak mengetahui kalau sebenarnya harapannya itu terkabul. Vino memang mencarinya dan sekarang berada di depan gang rumah Azura. Selama beberapa bulan ini tidak pernah ia tahu di mana tepatnya tempat tinggal Azura. Suasana mobil Vino hening. Roy menepati janjinya untuk tidak berkata apapun dari pada bibirnya di jahit sama Vino. Tapi, ia juga kesal dan lama-lama menjadi tidak betah sendiri hanya duduk berdiam diri di dalam mobil Vino. Ia mengetahui kalau Vino menunggu gadis yang membuat hati gundah di depan gang rumahnya. “Vin, boleh ga aku bicara?” tanya Roy dengan hati-hati. Ia khawatir kalau Vino akan marah lagi ke dirinya. Vino hanya menganggukan kepalanya tanpa suara. "Tapi kamu janji ga marah." Roy merasa ragu untuk bertanya pada Vino. “Ya udah ngomong aja deh,” jawab

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD