Kenyataan memang tak seindah impian. Terkadang bisa terhanyut dalam angan-angan merupakan hal yang menyenangkan, akan tetapi saat kembali dalam realitas kehidupan membuat semua angan seakan sirna. Hidup tak ubahnya drama dalam sebuah cerita. Manusia hanya bisa mengikuti skenario apa yang diciptakan oleh Sang Maha Kuasa. Perasaan Azura campur aduk. Bukannya dia ingin bahagia di atas penderitaan orang lain, tapi melihat keadaan Sheila yang terpuruk dengan rumah tangganya seakan ada perasaan bahagia dan iba secara bersamaan. Dulu Sheila sangat jahat padanya, memisahkan ia dengan dengan Vino hingga mengenalkannya dengan Ben. Mengingat nama Ben membuatnya sangat kesal. Jika saja dulu ia menolak ajakan makan malam Ben belum tentu ia akan duluan. Pernikahan yang bahagia hanya ada dalam anga

