Wajah Vino memucat. Ia tak percaya mendengar perkataan gadis bertubuh gempal yang sedang menatapnya tajam. Tidak mungkin hanya kena bola basket di wajahnya bisa menyebabkan gadis tersebut gegar otak. “Kamu sangat tega yaa kak Vino! Kalau sampai Azura cacat aku akan menuntutmu!” ancam Nura sambil mendongakkan kepalanya. Vino terperangah mendengar perkataan Nura. Lagi-lagi gadis itu mengucapkan kata-kata yang tak masuk akal. “Untuk mengalami gegar otak dan cacat kemungkinannya kecil. Apa lagi gadis itu mengalami benturan di wajahnya bukan di bagian kepala. Kalau pun mengalami cedera kemungkinannya cedera kepala ringan atau trauma kepala ringan,” ucap Roy. “Nah, itu jika Azura tidak mengalami gegar otak bisa jadi cedera kepala ringan. Bisa juga sekaligus dari yang ringan, sedang, dan be

