17. Takdir Menyakitkan

1465 Words

Beberapa bulan lalu... Hujan di bulan juli. Nisa menghembuskan napas menatap keluar jendela café yang dibasahi rintikan hujan. Ingatannya baru saja kembali memutar semua yang di alaminya sejak lima tahun terakhir. Lima tahun yang sulit dan penuh perjuangan, dan saat semuanya ia kira akan berjalan tenang, ia justru harus dihadapkan oleh masalah yang kembali menyeruak, masalah yang sudah ia simpan beberapa tahun terakhir, masalah yang coba ia kubur dan lupakan, nyatanya masih menyita dan membuatnya tidak bisa tidur semalaman. Matanya melirik kotak belundru warna merah yang tergeletak di meja, menghembuskan napas untuk entah yang berapa kali. Ia sudah memantapkan hati untuk mengembalikan kotak itu hari ini, apa pun yang terjadi ia harus. “Nisa!” seruan itu membuyarkan gemelut pikirannya. R

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD