Part 11

1143 Words

“Kamu hebat, dan kamu akan baik-baik saja.” Walaupun irish sudah sering mendengar beirburibu pujian tentangnya, tapi mendengar sebaris kalimat yang Aarav katakan membuatnya tersenyum. Irish merasa baik-baik saja saat ini, di dekat pria asing yang membuatnya nyaman. Irish menggelengkan kepalanya. “Aku sudah terbiasa, lagipula, aku memang tidak pernah mencintai Daren—pertunangan kami hanya akan berakhir pada penikahan palsu yang sudah bisa aku prediksi kedepannya.” Aarav menghela napas. “Maksudmu, dia yang akan jajan sembarangan bahkan setelah kalian menikah nanti, dan kamu yang akan bersikap seolah semuanya baik-baik saja?” Ucapan Aarav telak membuat Irish terdiam. Sepertinya iya, pernikahan Irish kelak akan seperti itu. Lagi-lagi, Aarav menghela napas. Padahal bukan ia yang sedang ada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD