"Waduh gua cariin lu malah di sini lagi ngintipin cewek! Parah lu, El nanti mata lu bintitan baru tau rasa lu!" Elang terkejut oleh suara temannya itu yang mencarinya sampai ke toilet. "Berisik lu ngagetin gua aja! Lagian siapa juga yang lagi ngintip jangan suka fitnah dah!" "Ini kan dekat toilet cewek lu pasti udah ada niatan mau ngintip kan?" "Ya kagak lah ada ada aja lu!" Elang kemudian pergi begitu saja diikuti oleh temannya itu yang menertawakan dirinya sambil menudingnya sebagai tukang intip. Naura pulang ke rumahnya yang mewah itu kemudian ia duduk di sofa. Ia menghela napas panjang, hari ini ia merasakan kelelahan yang sangat karena tadi sudah berkeliling bersama Sinta. Sinta itu ternyata memang suka sekali mencari barang-barang mewah yang katanya agar bisa ia pamerkan kepada

