Chapter 31

1205 Words

                “Papa!!” teriak mama yang terdengar sampai kamar Gendis. “Ada apa ini Pa?” suara mama yang sepertinya mengerang kesakitan membuat Gendis yang tengah terlelap segera bangkit dari ranjang dan berlari keluar kamar, menuju sumber suara.                 “Mama!!” pekik Gendis histeris saat melihat rambut mama ditarik papa begitu keras. “Lepaskan Mama!!” Gendis mendorong tubuh papa dan menarik lengan mama. “Kenapa jika dalam kondisi mabuk seperti ini Papa pulang kesini? Kenapa Papa tidak pulang ke rumah tante Aisya saja?” tanya Gendis dengan luapan emosi.                 “Kamu hanya anak kecil, tidak perlu memerintah Papamu!” jawab papa dengan napas bau alkohol yang langsung tercium.                 “Ayo, bantu mama membawa Papamu ke kamar” perintah mama, mau tak mau Gendis men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD