Langit dan Bintang kini terlihat akur, mereka berdua tengah duduk berdampingan di sebuah restoran cepat saji disebuah Mall. Apa yang mereka lakukan disana? Oh, tentu saja hanya satu alasan adalah menemani Gendis. Demi menghibur Gendis, Langit dan Bintang rela mengorbakan egonya masing-masing termasuk untuk menjadi teman dekat (?). Gendis datang membawa pesanannya, ia tersenyum pada kedua pria yang memasang wajah kecut. “Ada apa dengan wajah kalian?” tanya Gendis memberikan satu paket makanan di hadapan Langit dan Bintang. “Makanlah, aku tengah berbaik hati mentraktir kalian” perintah Gendis. Langit dan Bintang tersenyum dan segera melahap makanannya masing-masing. “Senangnya, kalian bisa akrab seperti ini” Langit menatap G

