Sedari tadi yang Gendis lakukan hanya membaca novel tanpa mengalihkan padangannya. Bahkan Ella yang sudah berkali-kali memanggil namanya sama sekali tidak digubris. Gendis menutupi amarahnya pada Ella, ia tidak mau semua orang tau jika dirinya dan Ella tengah terjadi perang dingin. Disisi lain, Langit yang tengah memasang pengumuman pada mading sekolah dikejutkan oleh percakapan adik kelas yang berdiri tak jauh dari posisinya. “Apa dia mengancammu?” tanya seorang anak perempuan berkacamata. Salah satu temannya mengangguk, “Dia bilang akan melaporkanku ke BK jika tidak menurutinya” jawabnya sambil menundukan kepala. “Bukankah kamu hanya membuat kumis pada foto Bu Linda? Kenapa kamu malah mengikutinya untuk m

