Bab 18. Tidak Sengaja Menempel

1102 Words

Tanpa banyak bicara, Bara langsung menutup pintu kemudian melangkahkan kaki menuju ranjang. Dalam hati dia mengumpat akan sikap pelupanya yang mulai akut, apalagi jika menyangkut akan gadis yang baru saja dilepas ikatannya. “Misi!” “Yakh!” Bara langsung terjungkal karena Tisa langsung lari terbirit menuju kamar mandi. Ia yang masih shock sampai menatap kepergian sang istri dengan kedua mata membelalak. “Apa dia baru saja mendorongku?”tanyanya kaget. “Dan, bagaimana bisa itu bocah larinya gesit banget? Kancil kali diam yah?” Sambil menggelengkan kepala, Bara pun bangun dari posisi duduknya. Tidak lupa ia menepuk bagian belakang tubuhnya, takut jika ada kotoran yang menempel di celana. “Untung itu bocah udah kabur, kalau belum udah aku pites dia!” dumel Bara. “Bukannya makasih, malah mai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD