103 | The Best Plan B Ever

1903 Words

Beberapa saat berlalu, Ditrisya sedikit tenang. Ia dalam posisi setengah berbaring di tempat tidur dengan bersandar di dadaa Ahyar, sementara pandangannya mengedar ke seluruh penjuru kamar yang nyaris tidak ada perubahan sejak ia meninggalkan kamar ini. "Kenapa milih tinggal di sini?" tanyanya. Ditrisya tidak punya energi untuk sekadar bereaksi kaget sewaktu tahu tempat tinggal yang semula sempat ingin dirahasiakan oleh Ahyar ini ternyata bekas rumah kontrakannya, sebab seluruh energinya habis untuk memikirkan bagaimana cara kabur dari Imran. Dari sekian tempat, Ditrisya sama sekali tak menyangka Ahyar akan menjadikan rumah ini sebagai tujuan 'kembali' lelaki itu. "Enggak ada alasan. Suka sama lingkungan dan ukurannya pas ditinggali satu orang." "Kalau cuma itu alasannya, kenapa haru

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD