"Daddy!"ulang Adhiti. Albian melihat mata Adhiti."Apakah daddy mu meminta mu pulang?"tanya Albian. "Bukan Biian, bukan itu yang kumaksud. "sanggah Adhiti. "Tadi kamu mengatakan kalau tempat tinggal mu di Australia sudah dibereskan oleh daddy." "Aku?"tunjuk Albian ke dirinya sendiri. "Iya, kamu mengatakan itu tadi." "Tidak Adhiti, aku merasa tidak menyebut nama om Theo." Bibir Adhiti mengerucut, dia yakin dia tidak salah dengar. Tapi karena Albian membantah, Adhiti hanya diam saja. "Lupakan kalau begitu,"kata Adhiti menyerah melanjutkan merapikan baju pria tersebut. Namun Adhiti masih melihat ke arah Alasan dengan penuh kebingungan. " Aku tidak salah dengar,"gumamnya di dalam hati. Disaat Adhiti tidak lagi menatapnya, Albina mencuri pandang ke arah gadis itu. Sejujurnya, pria it

