Part 60

1073 Words

Adhiti sedikit ragu mengangkat panggilan dari Albian. Suaranya masih terdengar serak sehabis menangis. Dia tidak ingin membuat hati pria itu terbagi dua. Maka dari itu Adhiti sengaja tidak mengangkat panggilan Albian. Namun, Albian tidak menyerah, ini sudah panggilan ke empatnya. Pria itu sangat gigih agar Adhiti menerima panggilannya. Dengan suara yang dibuat buat seperti orang bangun tidur, akhirnya Adhiti menyerah dan menerima panggilan Albian. "Bian,"jawabnya dengan suara serak. "Kamu menangis?"tanya Albian to the point. "Tidak! Aku tadi tidur, terbangun karena panggilan darimu." Albian terkekeh."Yang benar?"tanya nya menggoda. "Hmm...ada apa menelponku?" Kali ini Albian tertawa pelan."Aku yakin kamu habis menangi." "Tidak!"seru Adhiti membantah lagi. "Lalu kenapa begitu lama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD