"Hanya saja, aku tidak ingin mendengar namanya," kata Adhiti. Adhiti yang tidak tahu Albian di dekatnya. Hanya berkata sesuai apa yang dia rasakan. Luke mendengar pengakuan Adhiti sangat terkejut. Karena terakhir kali mereka bertemu. Luke tahu Adhiti selalu mencari Albian di bengkel. Dia hampir setiap hari menanyakan keadaan dan keberadaan pria itu. Dia juga menjadi saksi bagaimana sikap Albian saat bertemu dengan Adhiti. Tapi, dia pula yang menjadi saksi saat mereka masih saling mencintai. "Tapi Adhiti..." Belum sempat Luke melanjutkan kalimatnya. Albian memberi isyarat kepadanya. Agar ia tidak mengatakan kalau Albian di dekat gadis itu. Luke mengangguk paham permintaan temannya itu. "Baiklah," lanjut Luke pelan. Albian masih berdiri di tempatnya. Mata pria itu tidak lepas dari Adhi

