Jodoh Adalah Cerminan

2151 Words

"Di rumah oke?" Ia terpaksa mengangguk. Agha tentu khawatir. Apalagi seharian kemarin ia juga berada di luar rumah. Walau ia tak melakukan apa-apa. Agha mengecup keningnya kali ini lalu keduanya berjalan menuju pintu. Suaminya harus berangkat ke rumah sakit. Ia melihatnya pergi hingga menghilang dari pandangan. Kemudian masuk ke dalam kamar bersamaan dengan lewatnya mobil jeep Dave. Ia sempat membalik badan untuk melihat. Ya memang ganteng. Tapi bukan itu yang menjadi fokusnya melainkan pertanyaan-pertanyaan yang tak ia dapatkan jawabannya. Karena memang ahrus ditanyakan pada Dave secara langsung. Ia hanya sedang berpikir, apakah benar lelaki ini menyukai Hanum? Tapi tampaknya begitu. Dan ia tak tahu sih bagaimana perasaan Hanum. Ia tersenyum tipis. Teringat obrolan kecil dengan Hanum mal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD