Aroma mawar begitu menyengat memenuhi semua ruangan. Bahkan ketika menapakkan kaki pun kelopak mawar bertaburan di lantai. Tirai yang menutupi dinding-dinding berterbangan ssedikit saat ada udara AC yang berembus memberikan kesejukan. Bella menggosok tangannya sendiri, tubuhnya merasa sedikit dingin karena suhu tempat itu memang lebih dingin dari kamarnya. Perempuan itu hanya menggunakan gaun tidur yang tipis merasakan dingin menusuk ke tulang. “Sedang apa dia?” batin Bella. Reynold melihat Bella mengusap tangannya. Dia sampai lupa kalau suhu di sini lebih rendah. Lelaki itu menghampiri istrinya. “Tunggu sebentar,” pintanya. Reynold pergi ke luar untuk mengambilkan mantel. Tidak lama dia datang lalu memasangkannya ke tubuh Bella. “Kamu pasti dingin, maaf ya,” tutur Reynold dengan lemb

