“Sayang, aku dan Fabian harus pergi ke depan sebentar. Kamu di sini saja, jangan ke mana-mana!” titah Reynold sambil menepuk punggung tangan istrinya. “Baiklah, jangan lama-lama, ya,” sahut Julie sambil mencium pipi suami Bella. Reynold meminta Fabian mengikutinya pergi meninggalkan aula. Sebenarnya Julie curiga dengan suami Bella itu. Padahal dia ingin menguping, tetapi nanti dia akan sangat marah. Mereka berdua akhirnya berada di pintu keluar. Reynold memegang bahu Fabian, memegangnya kuat. “Kenapa kamu terus mengungkit hal itu? Memangnya kamu bangga melihat mantan pacar temanmu menikah denganku? Atau kamu hanya ingin mengolok-olokku saja?” “Rey, bukan seperti itu. Hanya saja aku melihat ada yang janggal,” tampik Fabian sambil menepis tangan Reynold dengan pelan. “Apa yang janggal?

