•Pemuas Nafsu Semata•

1559 Words

"Meskipun dilakukan secara berulang kali, tetap saja rasanya menyakitkan. Seperti dirobek, ditikam, diinjak, dan dihancurkan ribuan kali sakitnya." -Akilla Ainina Gardiawan- °°°°°°°°°° "Engghhh..." "This is morning sex." Killa tidak habis pikir, Barra begitu kuat. "Damn..." Barra melenguh sambil menyunggingkan senyum puasnya. Untuk yang kesekian kali o*****e keduanya melebur jadi satu dalam inti tubuh Killa. "Shilla, lo nikmat banget." Killa masih memejamkan matanya, menikmati sisa kenikmatan yang Barra berikan. Saat membuka kelopak matanya, Killa langsung dihadiahi hubungan intim oleh Barra hingga siang menjemput. Padahal, tadi malam laki-laki itu juga sudah menggaulinya tanpa henti. Sebagai seorang istri, Killa mencoba tidak protes. "Morning kiss, Ashilla." Barra melumat bibir Ki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD