•Manusiawi•

1550 Words

"Kodratnya manusia itu menjadi manusia. Ya, seharusnya begitu. Namun, aku salah memperlakukanmu bukan layaknya seperti manusia-manusia lain." -Barrabas Mahesa- °°°°°°°°°° Pelukan hangat itu hanya bisa Killa rasakan setelah memberikan tubuhnya pada Barra. Jika tidak begitu, mana mau Barra memeluknya. Sinar matahari menyapanya melalui celah jendela kamar yang tertutup gorden dengan warna senada tembok kamar itu. Killa menggeliatkan tubuhnya. Ia menolehkan pandangannya ke samping lalu mendapati Barra sudah bangun terlebih dahulu. Killa mencoba untuk tidak tersenyum. Perempuan itu memalingkan wajahnya, mengangkat selimut lebih tinggi agar menutupi tubuhnya yang polos pagi ini. Jika diberi senyuman sedikit saja, maka Barra akan melunjak. Ya, itulah si Barrabas Mahesa. Ting... tong... t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD