"Di bawah rintik hujan, aku ingin berteduh. Mengamati lekat-lekat tetes demi tetes yang jatuh dari langit membasahi bumi ini. Namun, kamu mengajakku menari di bawah guyuran hujan deras. Dan kita tertawa lepas." -Akilla Ainina Gardiawan- °°°°°°°°°° "Hai, Kill." Sapa Alicia yang kebetulan tidak sengaja juga makan malam di sana. "Lama nggak ketemu." Killa melirik Barra, mempertanyakan siapa perempuan itu? Mengapa mereka sok akrab? "Ini Alic, sahabat kamu." Jelas Barra yang langsung dihadiahi terbukanya mulut Killa hingga terbentuk huruf itu. "Dia baru pulang dari luar kota. Biasa orang sibuk." Killa terkekeh. "Maaf, ya, aku nggak ngenalin kamu." "Lo ngomong pakai aku-kamu, Kill? Wegalaseh, gilak!" "Killa hilang ingatan, jadi harap maklum dengan keadaannya yang terkesan labil." "APA?!

