Bab 27

1110 Words

“Nggak akan! Aku cinta sama kamu. Kita menikah saja,ya,”ucap Kenzie dengan serius. Kereta api melaju kencang melewati area persawahan yang menghijau. Suara klakson kereta pun terdengar begitu keras. Seva tertegun mendengarkan lamaran Kenzie. Ia memang membutuhkan pasangan. Tak bisa ia ingkari bahwa ia membutuhkan kepuasan batin. Tapi, di sisi lain, ia masih belum siap untuk berumah tangga kembali.”Tunggu dua atau tiga bulan lagi, ya?” Kenzie mengangguk,”iya…aku akan menunggu sampai kamu benar-benar siap.” “Terima kasih,”balas Seva. Dua bulan ya, selama itu Kenzie harus menunggu dan bersabar, meyakinkan hati yang pernah terluka begitu dalam tidaklah mudah. Tapi, ia percaya waktu bahagia itu akan tiba untuknya dan juga Seva   ** Dua bulan berlalu, Seva dan Kenzie memulai hubungan mere

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD