Zayn mendecak di dalam hati.“Kita,kan sedang memprioritaskan dana untuk keperluan anak kita. Sebentar lagi kamu melahirkan loh.” “Kalau untuk anak, nggak usah yang mahal-mahal banget, Mas. Kan nanti juga cuma dipakai sebentar, dia bakalan cepet besar,”sahut Isti sambil memeluk lengan istrinya. “Aku mau memberikan yang terbaik untuk anakku, Isti. Harusnya kamu seneng juga, kan, aku perhatian sama anak kita,”balas Zayn. “Tapi, aku juga ingin diberi yang terbaik, Mas...” “Ya sudah, nanti kalau aku jadi Direktur gajiku naik. Kamu boleh minta yang mahal-mahal,”kata Zayn menenangkan hati Istrinya. Hati istri mana yang tak langsung bahagia diiming-imingi seperti itu. Dengan bahagia ia memeluk lengan suaminya sambil terus berjalan memasuki ruang kerja. Pukul sepuluh, semua karyawan di kumpul

