Bab 24

1063 Words

Tangannya kini sudah sampai pada puncak d**a Seva yang tertutup bra. Tapi, gerakannya terhenti sampai di sana. Keduanya mengatur napas, kening mereka bersentuhan sambil sesekali berciuman. Seva turun dari pangkuan Kenzie, menarik pria itu ke dalam kamarnya. Mendapat respon yang baik, Kenzie segera melanjutkan apa yang tertunda. Ia melepaskan pakaian Seva satu persatu. Ia menindih tubuh telanjang Seva dengan penuh gairah. Seva melepaskan pakaian Kenzie sambil sesekali menggeliat karena pria itu memainkan pusat dirinya. Seva merasa kembali bebas, sakit di kepalanya hilang berganti dengan rasa bahagia. Kenzie melumat puncak dadanya sampai membuat Seva begitu b*******h. Ia ingin dimasuki begitu dalam, begitu keras sampai ia berteriak minta ampun. Desahan Seva membuat Kenzie tidak bisa berl

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD