Kennita meneguk jus sampai habis setengahnya.”Perkenalkan, saya Kennita, Kakaknya Kenzie.” “Oh...maaf saya nggak tahu. Kapan Ibu datang? Tidak ada pemberitahuan di kantor,”kata Seva tak enak hati. Biasanya jika ada orang penting datang, Mintoro akan sibuk membuat penyambutan. “Memang kedatangan kami mendadak kok, Mbak. Besok juga sudah pulang. Tadi, saya dan Kenzie juga datang ke ruangan Mbak Seva,tapi, katanya sedang kunjungan ke Pabrik.” “Oh...iya, Bu,maaf saya tidak tahu.” “Kenzie menghilang nih, nggak tahu kemana. Katanya, Mbak Seva ini pacarnya Kenzie makanya...kami cari ke sini, kali aja main ke sini.” Kennita terkekeh. Tapi, ia lebih terkekeh di dalam hati karena sudah berbohong seperti ini. Wajah Seva memerah, ia mengangkat kedua tangan dan mengibaskannya.”Ah, bukan, kami hany

