Bab 22

1161 Words

“Eh...” Kenzie kebingungan, ia melirik ke arah Kennita meminta bantuan, tapi, sayangnya wanita itu sedang tidak melihat ke arahnya.”Itu, Pa, banyak nepotisme yang terjadi. Kemarin, Pak Mintoro memaksa ke pihak Hrd supaya meluluskan salah satu kerabatnya. Dia juga mengancam nggak akan menanda tangani berkas-berkas kalau mereka nggak mau nurut.” “Oh begitu, ya. Menurut Papa juga begitu. Ada beberapa laporan mengatakan demikian, tapi, orang di lapangan mengatakan Pak Mintoro tidak seperti itu. Kali ini Papa percaya sama kamu.” Kenzo menepuk pundak Kenzie. “Yes! Akhirnya aku berguna di keluarga ini!”ucap Kenzie dalam hati. “Terus...menurut kamu, siapa yang layak menggantikan posisi Pak Mintoro? Tadi ada beberapa rekomendasi...Pak Zaynal Ikrima dan Pak Hartono.” Kenzie menggeleng kuat.”Kedu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD