Chapter 32

1369 Words

Pukul: 07. 00 "Kau pulang sangat malam kemarin." ucap Alana. "Iya." balas Ello sambil memakan sarapannya. Zena yang berada di pangkuan Alana tiba-tiba bergerak dengan gelisah sambil melihat ke arah Ello dan mengangkat kedua tangannya kepada Ayahnya itu. "Sepertinya Zena merindukanmu." ucapan Alana. Pria itu menolehkan kepalanya ke arah anaknya sambil tersenyum kecil. "Zena ingin digendong Ayah?" tanya Ello. Anak itu tentu saja belum bisa memahami apa yang dikatakan oleh Ayahnya, tapi dirinya memang sepertinya menginginkan apa yang sudah dikatakan oleh Ello barusan. Setelah itu Ello mengangkat tubuh kecil Zena ke dalam dekapannya. Anak itu bergerak senang saat berada di gendongan Ayahnya. Sepertinya Zena sangat menyukai Ayahnya. "Apa nanti kau akan lembur lagi?" tanya Alana. "Se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD