The Leaf of Tea

1009 Words

Hamparan dedaunan hijau di sepanjang jalan menjadi pemadangan pagi ini. Angin sejuk berembus membelai pori-pori kulit. Segarnya udara pagi terhirup di indera. Wajah Tiffany berseri melihatnya. Sebaliknya, Kenhart terlihat masam dan tidak senang. Misinya kemarin malam gagal. Sebenarnya tak mengapa jika gadis itu menolaknya halus. Namun, dia kecewa karena nama Richard yang disebut. Itu berarti, adiknya itulah yang ada dalam bayangan Tiffany saat mereka bersama. Dan itu membuatnya kesal setengah mati. Sepanjang malam, dia harus meredam hasrat yang sudah terlanjur bergolak. Lalu harus menerima kenyataan bahwa Tiffany tidak pernah menyukainya. Belum, tepatnya. Dia akan berusaha hingga gadis itu mau menerima, karena dia bermaksud baik. Bukan untuk bermain-main. Ya dia memang telah jatuh cinta,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD