Bab 23

1078 Words

“Mas Ares ... dia yang memelukku lebih dulu, Mas! Aku tidak tahu apa-apa.” Takut amarah Ares membuncah, Mawa segera memberi penjelasan sebelum ditanya. Ares menarik Mawa berdiri di belakangnya, sembunyi dari pria berbahaya seperti Dave ini. Mawa meremas kuat lengan baju Dave, seperti anak kecil yang takut melihat hantu di hadapannya. “Untung saja sekarang ada banyak orang, Dave. Jika tidak, sudah kupastikan tidak tersisa lagi darah di tubuhmu itu! Sialan! Lelaki macam apa? Kamu sudah menikah dan Mawa adalah milikku sekarang. Apa kamu tidak punya batasan? Kendalikan dirimu, B.a.jingan!” gertak Ares. “Mas, pelan-pelan nanti didengar yang lain,” bisik Mawa takut. Ares mengusap bahu wanita itu, meminta agar Mawa tetap tenang dan diam di sini. Jangan ke mana-mana lagi. Biarlah Dave menjadi u

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD