Ali terus memperhatikan prilly dari kejauhan. "Dia terlihat sangat terpukul, dia benar benar belum bisa melupakan digo" sahut ali Prilly mulai tenang dan berdiri sambil menghapus air matanya dan saat bersamaan ada bola volly yang terbang hampir mengenai kepala prilly tetapi dengan sigap ali memeluk prilly dan bola mengenai punggung ali. "Plakk" Suara bola itu terdengar kencang, membuat prilly kaget dan mendongakkan kepalannya dan kedua mata itu bertemu dan bertatapan. Ali merasakan dan melihat kepedihan dimata prilly yang sendu. "Ko jantung aku berdegup kencang, seperti saat pertama kali yang aku rasakan pada digo?" batin prilly "Kamu gpp?" Suara penuh kelembutan itu membangunkan prilly dari lamunannya. "A...aku gpp, kamu apa punggungmu sakit?" sahut prilly khawatir "Sedikit" sahu

