Stay

3371 Words

Kami terdiam cukup lama saat Adrien menyibukan dirinya dengan menyuapkan sendok yang penuh berisi es krim yang kurasa memiliki rasa yang cukup lezat. Dan kondisi ini bertahan agak lama, aku sendiri tidak bisa menyimpulkan bahwa Adrien tipikal manusia yang tidak suka ketenangan. Sebab aku sendiri memang mulanya adalah seorang perempuan yang tidak banyak bicara. Meskipun kami berdua berada dalam situasi tanpa kata, tapi aku sungguh baik-baik saja dengan ini. Mengamati dirinya jauh lebih aku nikmati dibandingkan saling bertukar suara untuk membicarakan sesuatu yang sejatinya tidak perlu untuk dibahas. Sekadar membunuh waktu. Dan seiring waktu aku mulai melihat adanya perubahan yang signifikan darinya. Dia nampak telah berhasil untuk menyembunyikan rasa sakit yang mengganggunya dengan sangat b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD