After Six Years

3614 Words

“Aku baru saja dapat telepon dari agenmu yang mengatakan kau akan menerima permintaan dari USA untuk membuat sebuah pagelaran seni yang akan dimulai dua pekan depan,” seorang pria datang kepadaku sambil memberitahukanku soal kabar yang dia terima. Itu adalah keputusanku memang, dan aku belum punya waktu berdiskusi soal itu lebih lanjut lagi. Karenanya dia mungkin agak terkejut atas persetujuan yang aku buat tanpa adanya pembicaraan. Aku mengerti itu. “Ya, jadi? Memangnya kenapa dengan itu?” tanyaku. Aku berusaha untuk tidak terlalu membawa emosiku. Ada banyak pekerjaan yang menanti untuk direalisasikan jadi untuk sekarang aku tidak ingin pria yang menjadi patner kerjaku ini merusak segalanya termasuk dalam sisi merusak moodku siang ini. Aku setengah mengabaikannya Ketika aku lebih memili

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD