Bila kondisinya saat ini tidak ada Adrien mungkin aku akan menjadi si penggila pesta yang akan mabuk dan membawa satu pria ke hotel terdekat. Tapi mengingat situasinya tidak sama dengan beberapa tahun kebelakang apa yang ada dipikiranku sekarang hanyalah aku ingin cepat pulang. Sehingga aku dan pria itu bisa menghabiskan waktu bersama dan mengingatkan diriku sendiri bahwa aku masih punya tempat dimana ada yang akan menerimaku. Sebuah tempat yang bisa disebut pulang. Itu menjadi malam yang Panjang. Pria itu bersemangat Ketika aku memintanya datang. Kami menghabiskan seluruh detik menit berdua saja dengan semua hal yang menyenangkan. Kepuasanku benar-benar berada pada titik tertinggi. Seluar biasa itu memang bila aku bersamanya. Sebab aku mengeluarkan beberapa mainan baru seperti tali, kal

