Alangkah indahnya jika suamiku yang merindukan tubuhku tetapi mirisnya dia merindukan tubuh wanita lain. Sekarang aku akan berlaku seperti cermin, apa yang dia lakukan, maka itu juga yang akan aku lakukan. Aku tidak ingin menyia-nyiakan tubuhku yang masih segar ini, yang hanya jadi patung dan hiasan dalam rumah. Tubuhku juga butuh belaian dan sentuhan, tidak mungkin menunggumu yang sedikit pun tidak perduli padaku, tubuh ini ada masanya dan tidak akan aku biarkan dia kering dan keriput tanpa dinikmati. Ella bermonolog sembari mengetik, Sure, go to first and wait for me. Balas Ella dan kemudian dia mengecek beberapa file di atas meja dan sedikit melihat layar laptop untuk melihat surel yang masuk. Setelah beberapa menit berkutat dengan pekerjaannya, Ella berjalan keluar menuju lift

