Louis menggenggam kuat tangannya menahan amarah pada Keaton yang mencaci maki istrinya .. tetapi apa yang bisa dia lakukan karena inilah yang dia inginkan walaupun menyakiti hati Radella. "Yah ... itu aku, bencilah aku sebanyak kau ingin, anggap aku tidak pernah ada dalam hidupmu, " balas Ella dengan suara bergetar dan air mata yang menggenang dipelupuk matanya, siap jatuh saat dia mengedipkan mata. "Pasti! Aku bahkan jijik untuk mengenangnya! Semoga tuhan membuatku untuk melupakanmu! Aku membencimu!" ucap Keaton penuh amarah. Ella berjalan sambil menahan tangisnya, sakit , perih, semua terasa dalam dirinya, orang yang dicintainya membencinya, menghinanya bahkan menyumpahinya dengan kata-kata kasar untuk sesuatu yang tidak ia lakukan. Baginya sekarang adalah ketetapan hati mengikuti

